Berlusconi Gagal Paham dengan Aktivitas Transfer Milan

Silvio Berlusconi, mantan presiden AC Milan, mengomentari aktivitas transfer klub tersebut di musim panas. Ia gagal paham dengan perubahan besar-besaran Milan. Di akhir musim lalu Berlusconi resmi melepas kepemilikan Milan ke konsorsium yang dikomandani Yonghong Li. Investasi besar-besaran pun kemudian dilakukan grup China tersebut musim panas ini. Akan tetapi, aktivitas tersebut tak membuat Berlusconi terkesan. Belanja besar-besaran Milan, yang memunculkan banyaknya perubahan dalam susunan tim, justru membuat mantan perdana menteri Italia itu gagal paham. "Saya sama sekali tidak memahami aktivitas transfer mereka," kata Berlusconi kepada Corriere della Sera yang dikutip Football Italia. "Jelaskan kepada saya bagaimana bisa Suso dan [Giacomo] Bonaventura duduk di bangku cadangan padahal mereka adalah pemain-pemain yang punya kemampuan teknik luar biasa?" "Mereka memberikan ban kapten kepada seorang pemain [Leonardo Bonucci] yang sebelumnya jadi simbol Juventus selama bertahun-tahun. Di sana ada [Riccardo] Montolivo, sebelumnya ban kapten dipercayakan kepadanya," ucapnya. Berlusconi juga ditanya mengenai sosok Vincenzo Montella yang kini menjadi allenatore Rossoneri. Ia mengaku punya pilihan lain. "Saya sebenarnya menginginkan [Cristian] Brocchi di kursi pelatih, tapi saat itu saya sedang berbaring di ranjang rumah sakit, di antara hidup dan mati, dan mereka kemudian mengatakan kepada saya bahwa pelatihnya adalah Montella," ujar Berlusconi

Silvio Berlusconi, mantan presiden AC Milan, mengomentari aktivitas transfer klub tersebut di musim panas. Ia gagal paham dengan perubahan besar-besaran Milan.

Di akhir musim lalu Berlusconi resmi melepas kepemilikan Milan ke konsorsium yang dikomandani Yonghong Li. Investasi besar-besaran pun kemudian dilakukan grup China tersebut musim panas ini.

Akan tetapi, aktivitas tersebut tak membuat Berlusconi terkesan. Belanja besar-besaran Milan, yang memunculkan banyaknya perubahan dalam susunan tim, justru membuat mantan perdana menteri Italia itu gagal paham.
“Saya sama sekali tidak memahami aktivitas transfer mereka,” kata Berlusconi kepada Corriere della Sera yang dikutip Football Italia.

“Jelaskan kepada saya bagaimana bisa Suso dan [Giacomo] Bonaventura duduk di bangku cadangan padahal mereka adalah pemain-pemain yang punya kemampuan teknik luar biasa?”

“Mereka memberikan ban kapten kepada seorang pemain [Leonardo Bonucci] yang sebelumnya jadi simbol Juventus selama bertahun-tahun. Di sana ada [Riccardo] Montolivo, sebelumnya ban kapten dipercayakan kepadanya,” ucapnya.

Berlusconi juga ditanya mengenai sosok Vincenzo Montella yang kini menjadi allenatore Rossoneri. Ia mengaku punya pilihan lain.

“Saya sebenarnya menginginkan [Cristian] Brocchi di kursi pelatih, tapi saat itu saya sedang berbaring di ranjang rumah sakit, di antara hidup dan mati, dan mereka kemudian mengatakan kepada saya bahwa pelatihnya adalah Montella,” ujar Berlusconi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *