Taktik Mourinho Seperti Final Liga Champion 2010 Silam

Lesehanbola.com – Proses gol tunggal Anthony Martial dalam laga Manchester United vs Tottenham Hotspur, Sabtu (28/10/2017), tergolong langka. Hanya ada tiga sentuhan sebelum pemain asal Perancis itu menjebol gawang tim tamu.

Manchester United menang 1-0 dalam laga Liga Inggris di Stadion Old Trafford itu. Momen penentu terjadi pada menit ke-81.

Bola tendangan David De Gea dipantulkan Romelu Lukaku sehingga menghadirkan ruang bebas buat Martial. Tak mau berlama-lama, Martial yang bukan pemain kidal, memaksakan diri untuk melepaskan tendangan kaki kiri ke gawang Hugo Lloris.

Total, Manchester United hanya melakukan tiga sentuhan dari tendangan De Gea hingga gol Martial. Cara seperti itu bukan kali pertama dilakukan oleh Manajer Manchester United, Jose Mourinho.

Ketika menukangi Inter Milan, Mourinho juga memeragakan taktik efektif dalam mencetak gol. Contohnya adalah final Liga Champions 2010, ketika Inter Milan menang 2-0 atas Bayern Muenchen.

Gol pertama Diego Milito terlihat mirip dengan Martial. Bola dikirimkan kiper Julio Cesar ke daerah pertahanan Bayern, kemudian dipantulkan Milito ke Weshley Sneijeder.

Pemilik nama terakhir merespons dengan umpan terobosan kepada Milito yang akhirnya mencetak gol. Total, ada enam sentuhan sejak goal-kick Julio Cesar.

Lesakan Milito juga melibatkan tiga orang saja, termasuk penjaga gawang. Perbedaannya, Milito menunjukkan kontrol bola luar biasa meskipun dikejar beberapa pemain.

Adapun Martial tampak agak canggung karena melepaskan tendangan bukan dengan kaki terkuatnya. Bahkan, Mourinho sampai mengatakan, “Martial mencetak gol dengan tembakan buruk. Namun, tendangan buruk juga bisa menjadi gol indah.”